Minggu, 03 Maret 2019

kopi yg resah

entah mengapa, kali ini sakit ku hadir tanpa luka. jangankan tanda, aba-aba pun tak ada. menumbuhkan tanya pada jiwa. mengapa?,ada apa?, siapa?, untuk apa?.
hening tetap saja menjawabnya.
rasa penasaran yg rumit terus saja membelenggu. menusuk hati, merusak relung serta meremukkan paru.

ku tenangkan diri dengan menyeduh kopi.
ampas pekat di campur air mendidih, memberi aroma nikmat pada hati yg perih.
namun kali ini, pahitnya terasa berbeda. tak tau mengapa, namun ini nyata.
ku cari apa yg salah, di dalam kopi yg resah.
ohh ternyata, aku lupa, mencampurnya bukan dengan gula.
namun, dengan rasa yg ada dalam dada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar