kini keraguan ku di aduk bersama kekhawatiran.....
dengan sedikit bumbu kecemasan....
Yang mengantarkanku di palung khayalan...
aroma resah pun kian menjadi pilu...
seperti menggenggam mawar merah....
membuatku terpesona akan indahnya mahkota dan harum semerbak mu....
walaupun perlahan, darah mengalir lewat jari-jari karena durimu....
Dan aku, mencoba pasrahkan itu...
salahku, tak pernah merasa telah kau sakiti.!!!!
membelai pelan luka yg menyayat relung sanubari....
meski mata tak pernah berhenti membasuh waktu dengan cairan perih....
Namun, hati tak bisa membohongi akan sakitnya pedih...
salahku, tak pernah menyalahkan mu atas sakit ku.!!!
serasa batin ku terlalu luas....
hingga tak ada kata maaf pun aku menerima sakit itu....
salahku, tak pernah bisa membahagiakan mu.!!!
mungkin aku tak pernah takut ketika kau memilih orang lain selain aku....
Sebab takutku telah menyatu dengan harapan membuat senyum di wajah mu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar