kau bawa pergi hati
sebelumnya, ku kira kau seperti orang-orang yg sering aku jumpa. datang menciptakan kenangan, lalu pergi tanpa kesan. tak sengaja bertemu, apalagi bertamu.
namun, semua tak sejalan dengan dugaan ku. kau datang menciptakan kenangan, lalu pergi membawa separuh hati.
untuk mu aku tegaskan. kau bukan siapa-siapa!!
aku tak merasa kehilangan!! meski terkadang aku kesepian. tanpa canda mu, tanpa senyum dan sapa mu, lagi.
aku kalah. aku patah.
harusnya, kala itu aku tak menaruh rasa padamu. cukup jumpa lalu melupa.
ahh, seandainya kita mempunyai rasa yg sama. pasti kau akan merinduku lebih dari aku merindumu. kau akan menantiku lebih lama dari aku menantimu.
dan seandainya, "seandainya" itu tak ada dan benar-benar nyata.
meski begitu, aku tidak rela jika kau harus patah sepatah aku. aku tidak rela kau jatuh sejatuh aku. aku tidak rela kau terluka sedalam aku. setelah kepergianmu.
ada yg tergores di sudut dada yg tak tergapai. aku tau ini luka. ini sangat parah. namun tak seperti biasa, kali ini luka yg luar biasa. namun tak terasa.
seperti ada yg mati setelah kamu pergi. tak bisa mencari lagi. diam-diam menanti.
ahh, aku sadar itu adalah hati. yg separuhnya sudah tak di sini. kau bawa pergi. tanpa izin ku.
aku tidak tertusuk belati, namun aku terasa mati. di tikam rasaku sendiri. rasa yg tak mau pergi, meski tuannya tak disini, lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar