Sabtu, 25 November 2017

tentang aku dan engkau

aku menunggumu di setiap helai pertemuan yg mempertemukan mata kita meski
perjumpaan itu terkesan sebagai ilusi karna tak ada perayaan salam atau sebuah kata sapa....
.
aku mengkhianatimu dari rindu yg menjeru dalam hatiku seakan nafas ku ikut luntur bersama jutaan asa yg sangat dalam aku kubur di relungku hanya karna tak terucap....
.
aku memanjakanmu di sudut malam bersama sejuta bayang kenangan tempo dulu ketika tak ada pemisah di antara mata kita, seakan membawaku kembali ke masa dimana aku dan kau masih menjadi kita....
.
aku membencimu pada saat aku merasakan kau tepat berada di dekatku untuk mengawasiku,serasa duniaku terhalang labirin rasa takut yg memaksaku mengenang sebuah kisah yg lalu....
.
aku mengenang mu dikala sepi pelan² merenggut seluruh imajinasiku lalu menyeretku pada tangis duka waktu itu, tatkala aku menyerahkan seluruh kepercayaanku lewat sebait lagu yg ku nyanyikan untukmu dan saat itu pula kau meremukan jantungku,meremas lembaran puisi dan memecah kumpulan kaset syair yg ku anyam bersama berjuta rasa asmara yg membelenggu hatiku....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar