sepucuk rindu terbang tanpa sayap....
menerobos angin yang menusuk pori-pori....
pada gelap malam yang menumbuhkan kesunyian....
.
jiwa yang kesepian telah terpejam....
di selimuti rindu yang menghangatkan....
seiring beribu doa memuncak langit hitam....
untuk sebuah nama yang terkasih....
.
sepucuk rindu yang tak bisa di tahan....
menyambut pagi seorang insan....
mengawali dan menemani seharian....
berharap doa dan harapan jadi kenyataan....
tentang rindu yang dirasakan dan terbalaskan....
Pantun / puisi??
BalasHapusPada kalimat ke 2 baris ke 4 "untuk sebuah nama yang terkasih" di tambahin lagi (Terkasih) menjadi terkasihkan
Tp semuanya nyambung laah.. Lanjutkan karyanya
kan bukan pantun....
BalasHapus